Pasti pernah iyakan!!!...
Apalagi kalau ada temen satu kelas kamu,lebih jago dan dapet juara kelas wah,jangan ditanya lagi iyakan,pasti selalu di banding-bandingkan dengan kamu yang terkadang bolos jam pelajaran,tidur dalam kelas,ngerjain tugas tidak bisa,pr tidak di kerjakan dan pemalas.
Lebih parahnya lagi kamu di bilang bodoh,tidak berguna dan kamu tidak punya masa depan!!
Sakit iyakan !!!..
Tapi perlu di ketahui sukses itu tidak bisa di gambarkan dengan bangku sekolahan,sukses itu hanya dari diri sendirilah yang mebangunnya. Lihat om bob Sadino buktinyatanya hehe.
Nah taukah kamu sekrang lagi viral tweet seorang murid yang pernah di buli seorang guru sewaktu sekolah dan kini menjadi viral di media sosial.
1.Delfimirsal
"Kepada ibu wali kelas yang bilang saya gak layak jadi dokter dan masuk UI,didalam kelas penuh sesak dan hening,makasih bu. Setidaknya guyonmu gak merusak mental ku. Dapat salam dari pasienku Bu!"
2.Paling mahir (abam)
"Tweet ini saya dedikasikan untuk Bu Titiek,guru BK yang bilang saya gakbakal masuk PTN;maaf saya cumlaude"
3.kaulikas
"Haha mau ikutan buat guru BK SMP gue yang dulu bilang "anak bermasalah kayak kamu mau jadi apa nantik!" Saya mau jadi manager Bu di usia saya yang ke 23 tahun hehe"4.Laririis
"Dan ini buat wali kelas gue sendiri yangbilang bahwa jurusan bahasa pas SMA adalah buangan,mustahil bisa berkembang!"
5.Shifairs
"Buat temen gue pas SMA,yang bilang gue bodoh dan gak bakal bisa masuk salah satu PTN tebaik di negri ini;S1 dan S2 saya sudah capai di sini!"6.Dina Adelya
"Buat guru SMP aku yang dulu bilang aku goblok dan ngejambak cuman gara-gara jawaban aku salah.yang bilang dulu jadi seniman gak punya masa depan.
Saya kuliah dan keliling pameran kemana-mana .Bawa ibu saya pameran di Ritz Carlton dan ngerasain rasanya menjadi tamu VIP :')"
7.Deyandratiariz
"Buat guru guru SMA gua tercinta yang bilang gua gabakalan jadi apa-apa karena gapernah sekolah maaf ya Bu.."
8.Mindfainted
"Buat Bu Rini yang bilang aku gabisa lolos S1 karna nilai UN fisikaku 5.25,mohon maaf Bu saya S3"
Nah semoga tweet an tersebut bisa memberikan motivasi buat kita, agar kita bisa sungguh-sungguh kedepannya,hinaan dan cacian waktu sekarang mungkin lebih pedih tapi Ingan roda kehidupan pasti berputar.hehe
Share ke media sosial kamu,supaya teman-teman kamu tau dan semoga guru-guru dapat membacanya agar tidak asal bicara seenaknya hehe.








Hehe... Enak kali kalo sukses, bisa nyindir guru yang pernah remehin kita 😁
ReplyDeleteJangan lupa kunbalnya gan Arsip Drive
Hehe iya pasti dong gan, cara terbaik itu gan haha
DeleteMenurut saya para guru itu bukan ngeremehin tapi justru memberi motivasi
ReplyDeleteItu bukti ternyata tidak mudah jadi guru, guru perlu banyak mengenyam ilmu psikologi anak, gmn menghadapi anak dg berbagai tipe, krn caranya berbeda-beda.
ReplyDeleteAku memandang lain apa yang dikatakan oleh para guru itu.
ReplyDeleteAku menjadikannya motivasi namun, tidak pernah memasukkannya ke hati.
Mereka sampai keluar kata-kata "bodoh" atau serupa karena aku keterlaluan saja sih bandelnya. Mungkin karena guru-guru yang mengajarku kebanyakan mereka para senior yang untuk mengajar harus melewati proses banyak bukan sekedar "asal gak nganggur" dan profesi guru menjadi piliahn terakhir.
Sampai sekarang, aku masih silaturahmi dengan guru-guruku bahkan guru yang usianya hanya selisih beberapa tahun di atasku, mengajarku saat masih sangat mudah. Ada yang pernah ngatain "Mau jadi apalah kau ini, pacaran setiap hari kerjaannya, kujamin kau tak punya masa depan" well, ya....beliau benar, saat itu aku pacaran mulu kerjaannya, ga ada waktu belajar. Karena, yang membuatku bisa bertahan sampai sekarang menjadi manusia yang insyaallah memiliki masa depan adalah terus belajar memperbanyak skill.