R27mUISKY8MAeCpFpAtsSpjGWGukfoZYVKEfkHA4

Lingkungan Baru Pribadi Baru

Situasi memang mengajarkan saya untuk berubah 360 derajad dari saya seorang tidak berani,pendiam dan pemalu hingga sekarang menjadikan saya orang yang bisa berbaur dengan lingkungan luar menjadikan peribadi saya lebih baik lagi.


Sejak SMP(sekolah menengah pertama) saya menjadi orang yang pemalu saking malunya mau ke warung beli pulsa mintak antarkan kawan kalau tidak menyuruh adek dan saya kasih uang untuk jajan.Kalau bisa diputar ulang saya enggak mau kayak gitu."sesuatuhal konyol :D"

waktu terus berjalan samapai SMA (sekolah menengah atas) baru saya berubah sedikit-demisedikit dari yang tidak berani ke warung akhirnya memberanikan diri kewarung :D,karena saat saya menyuruh adek dianya enggak mau saya suruh dan yang ada kami ribut dirumah. 

Sigkat cerita saya lulus SMA kan ada tuh waktu beberapa  bulan libur habis kelulusan,saya gunakan untuk berkerja disitu saya punya unek-unek kalau saya seperti ini terus yang ada orang-orang tidak mau berteman dengan saya dan saya tidak bisa diterima  oleh lingkungan masyarakat.
Disitu saya sedikit memberanikan diri supaya bisa berbaur dengan masyarakat dan tidak menjadi peribadi yang kaku :D.

Ketika ada acara seperti Kenduri,Yasinan atau kumpulan di lingkungan masyarakat saya mengikutinya,ya karena waktu itu saya tinggal dirumah kakek,dan saya disuruh  oleh bapak "kalau kakek kamu diundang suruh kenduri atau yasinan ya kamu harus berangkat ngewakilkan kakek dia sudah tua"  .bapak saya bilangnya menggunakan bahasa jawa,jadi anak ,ya saya harus nurut walafun pertamannya saya takut,malu karena belum pernah.  

Ternyata kupulan,yasinan dan kenduri itu menyenangkan yang awalnya saya malu,takut untuk menghadirinya dengan berjalannya waktu saya jadi senang dan bila di undang kakek saya dengan senang hati saya berangkat dong:D.

Singkat cerita lagi nih,waktu itu saya daftar kuliah dengan kawan saya karena ada program kuliah geratis dapat beasiswa saya dan sikawan berangkat tuh kekota nama kotanya Pekanbaru.Disitu kami berangkat adalah 3 kalian kalau tidak salah  dari kampung kekota untuk daftar kuliah.
Yang menjadikan saya sedih waktu tahap seleksi saya lolos dan mendapatkan beasiswa tapi kawan seperjuangan tidak lolos tapi dia menjadi cadangan.Ya karena kami waktu itu modal nekat uang tidak ada pas-pasan sikawan juga rela utang dulu untuk daftar.

Tapi apalah boleh buat,Sikawan disuruh DPin 1 juta dari pihak kampus untuk awal kuliah habis itu dibalikan lagi uangnya karena dia menjadi cadangngan,ya bagaimana lagi ekonomi emang lagi seret-seretnya  akhirnya sikawan tidak ngelajutkan karena masalah diuang.
Ada pesen dia yang masih saya ingat "kau harus kuliah harus bisa banggain orang tua mu,sempat kau main-main kuliah tengok kau.Kalau ada apa-apa perlubantuan kabarin aku".
Itulah dia saking sayangnya sama saya, disitu pun sebenarnya saya bimbang kuliah apa tidak.

karena dari awal saya cerita saya orangnya pemalu,pendiam dan penakut :D,Akhirnya dengan dorongan orang tua saya,saya beranikan kekota sendiri naik sepedah motor.Ada cerita sedkit sebenarnya saya takut keramaian di kampungkan enggak pernah macet tiba di kota kok banyak kendaraan :D.Sampai saat ini saya masih inget di bonceng kawan waktu itu dikota sampek pegangan erat kali kayk mayit katanya:D. Padahal kalau di kampung diajak setending berani :D.

Setiap perjalanan saya berfikir kalau saya kayak gini terus maka nanti saya enggak punya kawan dikota,akhirnya saya putar 360 derajad kebiasaan saya yang pendiam,pemalu dan penakut.Saya harus asik jadi orang harus bisa berbaur dengan lingkungan baru,dan Alhamdullilah lingkungan baru merubah saya dan menjadi peribadi yang baru.Teman-teman baru Walcome semua walafun awal-awalnnya saya sulit untuk beradaptasi dengan lingkungan baru saya.

Dikepala saya kalau saya tidak berani apa-apa di kota mati yang ada :D,Akhirnya saya memiliki temen deket,sampai temen satu kelas pada asik cerita dengan saya dan akhirnya saya memiliki banyak teman dari berbagai daerah dan suku.

Samapai-sampai saya pernah bilang ke orang tua saya "aku mau main-main ke luar Riau karena aku berfikir Riau ini tidak cukup untuk aku cari jatidiri". Kalau dirimu walcome dengan lingkungan maka dia akan walcome dengan kamu.
Dan saya selalu ingat pesan bapak saya "kuliahlah untuk cari pengalaman" benar saya memiliki pengalaman baru dikehidupan ini, saya merasa bahwa lingkungan kota adalah rumah saya sendiri dan kampung adalah rumah orang tua saya.


Related Posts

18 comments

  1. memang lingkungan baru akan membuat pikiran kita terbuka mas

    ReplyDelete
  2. Cwo yang pendiam biasanya bikin gadis2 klepek2 bang

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ah masak sih pak haha yang ada enggk ada cwe yang mau pak :D

      Delete
  3. Sekarang udah jadi agak eltrovet kah antum. Btw domain kita sama My id tak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haha blm pak :D,asik ada kawannya pakai domain samaan :D

      Delete
  4. That's live, kemampuan adaptasi yang baik membuat kita bisa berada dimana saja, dengan tetap pegang prinsip. Jadi tidak terbawa sana-sini :)
    Baca tulisan ini jadi seperti sedikit flashback yang sy alami, tapi seru sih, ya itulah hidup. Hidup yang penuh warna lebih menarik, daripada yang monoton, yang penting on the track.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya pak seya selalu berusah memcari terus hal-hal positif dalam kehidupan saya

      Delete
  5. Tau gak menurut penelitian orang pemalu dan "penakut" (sebenarnya tidak tepat di katakan penakut, cuma banyak cemas dan kuatir yang gak jelas) itu sebenarnya memiliki talenta.
    Saya juga memiliki pengalaman hampir sama di masa lalu. 7 saudara, paling tua, dan harus putus sekolah. Putus sekolah saya belajar sendiri, dan jadi penyendiri. Tapi ajaibnya dengan modal kemampuan seadanya seperti bahasa Inggris, programming (koding) dan sedikit matimatika kalkulus hasil belajar sendiri saya malah di terima bekerja di perusahaan asing he he he...

    Tentu saja sampai sekarang saya tidak mau berhenti belajar karena hanya itu satu satunya hal yang dapat membuat saya gembira.

    Intinya jadikan kelemahan dan kekurangan kita menjadi kekuatan dan kelebihan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Maksih pak atas masukannya :D, aammin semoga menjadi motivasi buat saya :D

      Delete
  6. kalau saya secara pengalaman, dalam lingkungan baru saya langsung jumpai kepling dan minta jadwal wirit yasin, langsung deh bergabung

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mas kalau gak gitu gak bisa berbaur nantinya

      Delete
  7. itulah namanya kehidupan yang menuntut setiap daripada kita mempelajari perkara baru....

    ReplyDelete
  8. Aku juga dulu pemalu.
    Tapi, teman-teman ga ada yang percaya.
    Aku bilang aku aslinya introvert, lho...
    lagi teman-teman ga ada yang percaya.
    Mana introvert wong hobby nyerocos, apalagi aku kerja suka di divisi sales and marketing.
    Semua karena lingkungan lho...
    Bener banget, lingkungan baru membentuk pribadi baru.
    latar belakang bagus insyaalalh membentuk pribadi bagus....
    Keren sharingnya.... :)
    Sukses selalu yaaa...

    ReplyDelete
  9. Gw kok merasa tulisan kali ini berbeda yah dari postingan sebelumnya. Kayak gak plong gitu nulisnya. Terus kayak baru pertama nulis. Ini beneran lu yang nulis?

    Tapi salut sih kalo dari pemalu jadi berani. Itu udah sebuah perjuangan. Gw dari kecil anaknya periang, jadi gak pernah takut ngobrol sama orang atau ngomong di depan orang banyak. Emang dasarnya gw cerewet sih, wkwkwk.

    Ayo nulis terus yang banyak, biar temennya juga tambah banyak !

    ReplyDelete
  10. Setiap manusia pasti berubah ke arah yang lebih bagus untuk kehidupannya selari dengan kematangan usia :)

    ReplyDelete