Namu perkembangan teknologi ini banyak berdampak positif,semua orang IT akan berkerja keras bersaing dengan orang IT lainya untuk mengembangkan sebuah produk teknologi yang berguna bagi banyak orang.
Contoh yang bisa kita rasakan saat ini,sebuah teknologi pembayaran atau bahasa kerennya e-commerce.
Orang-orang IT ini menciptakan sebuah teknologi pembayaran secara digital atau online,sehingga memudahkan setiap orang dalam pembayaran agar tidak mengatri yang cukup panjang di sebuah mall atau pasar-pasar moderen,jalan tol,BPJS,pajak dll.
Dengan adanya e-commerce makan dengan ini bisa mengurangi yang namanya waktu,pastinya setiap orang memilik sebuah kesibukan dan bisa di bilang waktu itu adalah uang.
Bagaimana dengan Dompet Elektronik (E-wallet)
Tidak heran berbicara tentang dompet Elektronik di Indonesia sendiri sudah banyak yang menciptakan aplikasi dompet Elektronik.
Bahkan pengunaan dompet Elektronik sendiri sangat diterima dengan positif oleh kaum millenial di Indonesia.
Ibu-ibu millenial pasti akan senang dengan adanya kehadiran dompet elektronik ini,kenapa tidak??.
Dompet elektronik ini sangat mudah di gunakan tanpa harus ribet menggunakan dompet-dompet yang mewah cukup dengan Android terkoneksi dengan jaringan makan ibu-ibu dapat teransaksi secara cepat.
Ditambah lagi dalam dompet elektronik, ada sistem cashback yang menambah nilai plus untuk ibu-ibu millenial,dengan cara demikian ibu-ibu dapat berbelajar dengan lebih mudah mengatur pengeluaran perbulannya bagi keluarganya.
Nama Dompet Elektronik yang ada di Indonesia.
Ada beberapa nama dompet elektronik yang berkembang di indonesia,dan mudah untuk di gunakan,apa saja itu??
1.Ovo
2.Dana
3.Linkaja
4.Gopay
5.T.Cash
6.Sakuku
7.Doku
Nah,7 nama dompet elektronik di Indonesia versi riset saya,masalah keunggulan dan kelebihan saya mengunggulkan Ovo dan Dana.
Keuntungan menggunakan
Dompet Elektronik.
Memangnya ada keuntungan menggunakan Dompet Elektronik,iya tentu ada dong!!
Mau tau keuntungannya apa saja.
1.Menghemat waktu
Berbicara tentang waktu pasti setiap orang tidak mau di rugikan apalagi masalah pembayaran,kenapa bisa pastinya bisa.Saat berbelajar di sebuah mall saat pembayaran kamu pasti akan di hadap dengan yang namanya antrian. Haru antri berjam-jam itukan merugikan sekali bukan seharusnya bisa untuk leha-leha atau aktifitas lainnya yang menguntungkan.
Seperti lagi sibuk kerja token rumah habis,cukup online kamu sudah bisa bayar tagihan. Tanpa harus berpergian ke Indomaret atau Alfamart.
2.Cashback
Berbicara cashback siapa yang tidak mau coba setiap belaja ada cashback,20%,50%.Itu lumayan kalau untuk mesen makan kenyang :D.
3.Saldo tetap walafun tidak ada transaksi
Biasanya di dompet elektronik itu kalau kita punya akun memiliki saldo tidak akan di potong perbulannya sehingga uangnya akan utuh.
Kalau memang 100ribu ya tetap 100rb kalau tidak di belajakan untuk keperluan.
Bagaimana dengan Dompet Manual.
Seharusnya pembayaran secara manual masih efektif sampai saat ini,Namaun tidak tau untuk berapa puluh tahun kedepan saya rasa pembayaran secara manual akan di tinggalkan oleh kaum millenial.
Alasannya pembayaran menggunakan dompet elektronik itu tidak rugi,bila menggunakan manual kembalian 100 atau 200 perak bisa di ikhlas begitu saja.Namun bila di dompet elektronik tidak bisa seperti itu.Jadi cocok buat ibu-ibu yang tidak mau rugi 100 perak :D.
Kalau menurut saya bila berbelanja di warung samping atau dekat rumah gunakan lah uang kes,karena walafun tidak ada kembaliannya 500 perak atau 200 perak kamu bisa mengikhlaskannya anggap aja berinfak membantunya.
Kalau kamu membeli di sebuah Indomaret, Alfamart,mall atau sejenisnya yang bisa pakailah E-wallet.Alasanya kalau kamu mengikhlaskan 100 sama saja kamu di rugikan kok bisa??
Iya bisa bila ada sekitar 100 orang mengikhlaskan makan 100x100 sekitar 100ribu:D
Nah bagaimana menurut kalian kaum millenial memilih dompet elektronik atau dompet manual,kalau saya sendiri sih masih menggunakan yang manual,walfun sudah punya aplikasi dompet elektronik namun belum sanggup untuk mengisi saldonya :D.

Yang baru saya punyai adalah OVO dan saya merasakan manfaatnya dengan adanya dompet elektronik
ReplyDeleteUntuk warga indonesia, kadang masih meremehkan itu nilai kecil, semisal 100perak. Kalau kalikan separoh indonesia, kan banyak :)
Hehe betul bener makanya itu 100perak berharga sekali
DeleteGw pengguna dua-duanya. Dompet elektronik bisanya gw pake buat jajan-jajan gemes deket kantor. Kalo yang lain gw masih suka cash. Kalo pake cash itu gw gak boros. Kalo gesek gw jadi boros. Karna ngerasa masih punya duit terus. -__-'
ReplyDeleteyang penting ada terus duitnya bang :D
DeleteSaya pengguna dompet electronic.
ReplyDeleteJadi, sebisa mungkin uang saya bagi ke-3 dompet electronic yang saya punya.
Karena masing-masing saya pakai untuk hal yang berbeda.
Seperti Dana untuk bayar2 tagihan, transfer uang. Makanya top up terbanyak ke DANA. OVO untuk belanja2 di mall, makan atau kadang nge-Grab. Gopay, untuk segala kebutuhan transportasi karena Gojek yang sering saya pakai. Jadi, sangat jarang punya cash.
Ibu-ibu millenial berarti sih akak ni ya :D
DeleteDua duanya sih sama - sama memberikan keuntungan. Lebih makyuss lagi kalau ada dua dompet.Dompet elektronik ada dan dompet manual juga ada.Soalnya bakal Lebih seruuu.Bisa belanja abis abisan.hahaha.....
ReplyDeleteKalau saldo sama uangnya ngalir terus seru bos, jajan terus :D
DeleteJarang gunakan cash. Tapi cash perlu ada juga dalam dompetnya
ReplyDeleteJujur, saking booming dompet elektronik, saya jarang punya uang cash, alhasil rempong banget kalau ada jajanan lewat, mau beli nggak punya duit, jadi irit juga sih jadinya karena nggak bisa jajan, paling jajannya di grab atau go food :D
ReplyDelete